Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BEKASIBeritaHEDLINENASIONAL

Gerak Cepat Jasa Raharja, Hadirkan Kepastian di Tengah Duka Tragedi Bekasi Timur

506
×

Gerak Cepat Jasa Raharja, Hadirkan Kepastian di Tengah Duka Tragedi Bekasi Timur

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin (tengah) memberikan keterangan kepada pers usai meninjau korban kecelakaan kereta di Bekasi, Jawa Barat.
Example 468x60

Jakarta – Rakyat Oposisi

Di tengah duka mendalam akibat kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta jarak jauh di Bekasi Timur, Jawa Barat, negara hadir melalui PT Jasa Raharja untuk memastikan para korban mendapatkan perlindungan dan penanganan terbaik tanpa hambatan.

Direktur Utama Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada delapan rumah sakit yang menangani korban. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen negara dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat di saat krisis.

“Kami memastikan seluruh korban mendapatkan jaminan perlindungan dasar. Tidak boleh ada satu pun yang terhambat hanya karena persoalan administratif,” tegas Awaluddin, Selasa.

Dalam situasi penuh haru ini, Jasa Raharja tidak hanya hadir sebagai penjamin, tetapi juga sebagai penguat bagi keluarga korban. Bagi korban meninggal dunia, santunan sebesar Rp50 juta disiapkan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964. Nilai tersebut diperkuat dengan santunan tambahan Rp40 juta dari Jasaraharja Putera yang bekerja sama dengan PT KAI, sebagai bentuk kepedulian yang lebih luas.

Sementara itu, bagi korban luka-luka, biaya perawatan dijamin hingga Rp20 juta, ditambah jaminan tambahan hingga Rp30 juta. Upaya ini menjadi bukti bahwa setiap nyawa dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.

Berdasarkan data sementara hingga Selasa pagi pukul 08.45 WIB, tercatat 14 korban meninggal dunia dan 84 korban luka-luka yang masih menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan. Jasa Raharja terus memantau perkembangan di lapangan, mengantisipasi kemungkinan adanya korban tambahan yang dirujuk ke rumah sakit lain.

Di balik angka-angka tersebut, ada kisah duka, harapan, dan perjuangan hidup yang terus berlanjut. Karena itu, sinergi lintas instansi menjadi kunci. Jasa Raharja aktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian, rumah sakit, dan operator perkeretaapian demi mempercepat penanganan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi seluruh pihak. Prinsip kami sederhana namun tegas: tidak boleh ada korban yang tertunda penanganannya,” ujar Awaluddin.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Namun di saat yang sama, kehadiran negara melalui langkah cepat dan kepedulian nyata memberi secercah harapan—bahwa di tengah duka, masih ada kepastian, perlindungan, dan empati yang menyertai. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!