Jakarta Pusat – Rakyat Oposisi
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan khusus dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dalam rangka Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 BPOM RI Tahun 2026. Acara berlangsung khidmat di Gedung BPOM RI, Jalan Percetakan Negara No. 23, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam (31/1/2026), mulai pukul 19.00 WIB.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., kepada Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si., yang hadir mewakili Kapolri. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi Polri dalam pengawasan, penindakan, serta perlindungan masyarakat dari peredaran obat dan makanan ilegal maupun berbahaya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga keselamatan masyarakat.
“Penghargaan ini mencerminkan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan BPOM dalam melindungi masyarakat dari produk obat dan makanan yang berbahaya. Kolaborasi ini sangat penting untuk menjaga kesehatan publik sekaligus menegakkan hukum secara berkeadilan,” ujar Kombes Reynold.
Rangkaian acara diawali dengan kedatangan Kabareskrim Polri pada pukul 19.46 WIB, dilanjutkan dengan doa dan ceramah dalam rangka malam puncak HUT ke-25 BPOM RI. Acara kemudian diisi dengan penayangan video perjalanan BPOM RI serta ucapan selamat dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melalui tayangan video. Dalam pesannya, Wapres mengapresiasi capaian BPOM RI sebagai WHO Listed Authority (WLA) pertama dari negara berkembang.
Dalam sambutannya, Kepala BPOM RI menegaskan bahwa selama 25 tahun perjalanannya, BPOM terus memperkuat pengawasan dan penindakan demi melindungi masyarakat, serta berkomitmen meningkatkan kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Polri, sebagai mitra strategis dalam penegakan hukum di bidang obat dan makanan.
Penghargaan ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara Polri dan BPOM RI dalam mewujudkan perlindungan optimal bagi masyarakat serta menjaga keamanan dan kesehatan publik secara berkelanjutan. (Red)
















