Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BEKASIBeritaHEDLINENASIONAL

Dari Kuli Tinta ke Dunia Kuliner, Frengky Buktikan Wartawan Juga Bisa Jadi Pengusaha

1031
×

Dari Kuli Tinta ke Dunia Kuliner, Frengky Buktikan Wartawan Juga Bisa Jadi Pengusaha

Sebarkan artikel ini

Anggota IWO Indonesia DPD Kota Bekasi Rintis Usaha Es Pisang Ijo, Tetap Produktif di Tengah Kesibukan Jurnalistik

Example 468x60

Kota Bekasi – Rakyat Oposisi

Menjadi seorang wartawan bukan berarti harus berhenti pada dunia jurnalistik. Hal tersebut dibuktikan Frengky, anggota IWO Indonesia DPD Kota Bekasi yang mulai melirik dunia usaha kuliner dengan merintis bisnis es pisang ijo sejak pertengahan 2026.

Hal tersebut disampaikan Frengky dalam wawancara di Hotel Horison Kota Bekasi, Senin (28/9/2026). Di tengah kesibukannya menjalankan aktivitas sebagai jurnalis, Frengky justru melihat peluang dari jajanan sederhana yang memiliki cita rasa khas dan cukup digemari masyarakat.

Dengan kejelian membaca peluang, Frengky mulai memperkenalkan es pisang ijo melalui media sosial. Jajanan tersebut ditawarkan dengan harga ekonomis sehingga cocok dinikmati sebagai makanan ringan, terutama ketika cuaca panas.

Es pisang ijo yang diraciknya memiliki cita rasa khas dengan perpaduan pisang, es serut, sirup beraroma vanila dan stroberi, serta sedikit susu kental manis. Perpaduan tersebut menjadi salah satu ciri khas yang ditawarkan Frengky kepada para pelanggannya.

Bagi Frengky, usaha kuliner bukan sekadar mencari tambahan penghasilan. Lebih dari itu, usaha tersebut menjadi bentuk keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru sekaligus membangun kemandirian ekonomi.

Sembari menikmati secangkir kopi pahit, Frengky menceritakan perjalanan hidup dan kariernya. Pria kelahiran Maluku tersebut mengaku ketertarikannya terhadap dunia jurnalistik berawal dari ajakan seorang teman.

Dari sana, ia mulai mengenal dunia tulis-menulis dan mengawali karier sebagai penulis di media online. Seiring perjalanan waktu, Frengky semakin serius menekuni profesinya sebagai wartawan.

Menurutnya, dunia jurnalistik memiliki tantangan tersendiri. Bertemu dengan banyak orang, melakukan peliputan di berbagai tempat, serta menemukan beragam karakter dan persoalan masyarakat menjadi pengalaman berharga yang tidak ternilai.

Ketertarikannya terhadap dunia jurnalistik membuat Frengky terus meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. Ia bahkan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari upayanya meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Tetap Berkarya di Tengah Tantangan

Perjalanan Frengky sebagai pewarta tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan di lapangan pernah ia hadapi. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus menghasilkan karya jurnalistik.

Seiring berjalannya waktu, karya-karya jurnalistik Frengky mulai mendapat perhatian. Pada 2025, ia semakin aktif mengangkat berbagai informasi menarik, termasuk perkembangan kegiatan usaha dan dinamika masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Pengalaman sebagai wartawan kemudian menjadi modal penting ketika Frengky mulai memasuki dunia usaha.

Kemampuan berkomunikasi, membangun relasi, membaca situasi, serta memanfaatkan media sosial menjadi bekal yang ia gunakan untuk memperkenalkan produk kulinernya kepada masyarakat.

Bagi Frengky, menjadi wartawan dan menjadi pengusaha bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya justru dapat berjalan beriringan apabila dikelola dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Wartawan Sekaligus Pengusaha

Kini, Frengky menikmati dua dunia yang menurutnya sama-sama memberikan pengalaman. Di satu sisi, ia tetap menjalankan profesinya sebagai jurnalis. Di sisi lain, ia mulai mengembangkan usaha es pisang ijo yang dirintisnya.

Baginya, seorang wartawan juga perlu memiliki semangat untuk terus berkembang dan tidak takut mencoba peluang baru selama tetap dijalankan secara positif.

Kisah Frengky menjadi gambaran bahwa dunia jurnalistik dapat berjalan berdampingan dengan semangat kewirausahaan. Dari aktivitas mencari berita hingga meracik jajanan, semuanya membutuhkan ketekunan, kreativitas, dan keberanian membaca peluang.

“Menjadi wartawan adalah pilihan profesi yang saya cintai. Tetapi saya juga ingin terus berkembang dan mencoba peluang usaha. Mudah-mudahan usaha ini bisa terus berkembang,” ujar Frengky saat ditemui di Hotel Horison Kota Bekasi, Senin (28/9/2026).

Perjalanan Frengky menjadi pengingat bahwa usia dan kesibukan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Selama masih memiliki kemauan, peluang untuk belajar, bekerja, dan membangun usaha selalu terbuka.

Dari balik aktivitasnya sebagai kuli tinta, Frengky kini mencoba menorehkan cerita lain: menjadi wartawan sekaligus pengusaha kuliner yang terus merintis dari bawah di Kota Bekasi. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!