Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BEKASIBeritaHEDLINEKesehatanNASIONAL

Abu Vulkanik Jadi Perhatian, Disdik Kota Bekasi Beri Kewenangan Sekolah Sesuaikan Pembelajaran

1068
×

Abu Vulkanik Jadi Perhatian, Disdik Kota Bekasi Beri Kewenangan Sekolah Sesuaikan Pembelajaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kota Bekasi – Rakyat Oposisi

Dinas Pendidikan Kota Bekasi memberikan kewenangan kepada kepala satuan pendidikan untuk melakukan penyesuaian kegiatan pembelajaran secara situasional menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi sebaran abu vulkanik.

Penyesuaian tersebut dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan, serta menerapkan protokol kesehatan sesuai kondisi lingkungan masing-masing sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibhowo, M.S., S.E., menegaskan bahwa keselamatan warga sekolah harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan keberlangsungan kegiatan pembelajaran tatap muka.

“Sekolah diminta tetap menjalankan kegiatan pendidikan dengan prinsip keselamatan sebagai prioritas utama, serta melakukan penyesuaian apabila kondisi lingkungan tidak lagi mendukung pembelajaran tatap muka secara aman,” ujar Chondro Wibhowo.

Ia menjelaskan, apabila kondisi lingkungan sekolah dinilai tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka secara aman, satuan pendidikan dapat mengambil langkah dengan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pelaksanaan PJJ akan disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan masing-masing satuan pendidikan. Artinya, keputusan untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran dapat dilakukan berdasarkan situasi faktual di lingkungan sekolah dan perkembangan kondisi abu vulkanik.

Kepala Sekolah Diminta Aktif Berkoordinasi

Dinas Pendidikan Kota Bekasi juga meminta kepala sekolah untuk tidak bersikap pasif dalam menghadapi perkembangan situasi. Kepala satuan pendidikan diminta aktif melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan instansi terkait apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Langkah antisipasi dinilai penting agar kegiatan pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

“Yang paling penting adalah memastikan proses pendidikan tetap berlangsung, namun keselamatan anak-anak, guru, dan seluruh tenaga kependidikan tidak boleh dikesampingkan,” tegasnya.

Dinas Pendidikan menekankan bahwa setiap satuan pendidikan perlu mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan. Sekolah diharapkan mampu menyesuaikan kegiatan pembelajaran secara cepat apabila terjadi perubahan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan kesehatan warga sekolah.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi sebaran abu vulkanik, masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi melalui sumber-sumber resmi.

Penggunaan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kondisi kesehatan menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berharap seluruh satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat dapat membangun kerja sama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak selama kondisi aktivitas vulkanik masih menjadi perhatian.

Dengan koordinasi yang baik dan langkah antisipasi yang tepat, proses pendidikan diharapkan tetap berjalan dengan aman sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga sekolah.

(Denny)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!