Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHEDLINEKRIMINALNASIONAL

Kepsek SMAN 1 Telukjambe Belum Beri Klarifikasi atas Dugaan Sertifikat Tidak Sah dan Perubahan Jalur Domisili PCMB

1040
×

Kepsek SMAN 1 Telukjambe Belum Beri Klarifikasi atas Dugaan Sertifikat Tidak Sah dan Perubahan Jalur Domisili PCMB

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Karawang – Rakyat Oposisi

Sikap tertutup pihak SMAN 1 Telukjambe kembali menjadi sorotan publik. Kepala sekolah setempat hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan sertifikat tidak sah pada jalur non-akademik serta dugaan perubahan jalur domisili dalam proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

Ketua DPP ANKER (Aliansi Anti Korupsi Bersama Rakyat), Ade Gentong, menilai tidak adanya respons dari pihak sekolah justru menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat yang menunggu kejelasan informasi.

“Ketika publik meminta penjelasan atas dugaan yang berkembang, seharusnya pihak terkait memberikan klarifikasi secara terbuka. Jangan sampai keterbukaan informasi publik hanya menjadi slogan dan kamuflase semata,” kata Ade Gentong kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Menurut Ade, proses PCMB harus dilaksanakan dengan menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Terlebih, dugaan yang beredar menyangkut penggunaan sertifikat pada jalur non-akademik dan perubahan data domisili yang berpotensi memengaruhi hak peserta lainnya.

Ia menegaskan masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai setiap tahapan dan keputusan dalam pelaksanaan penerimaan murid baru.

“Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada publik secara terbuka. Namun apabila ditemukan indikasi penyimpangan, maka harus ada evaluasi dan penelusuran sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan semakin terkikis,” ujarnya.

Ade juga meminta instansi pendidikan yang berwenang melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap setiap laporan maupun dugaan yang muncul. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari spekulasi yang berkembang di masyarakat.

“Pemeriksaan yang transparan dan profesional diperlukan agar publik memperoleh kepastian serta menjaga integritas proses penerimaan peserta didik,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, Kepala SMAN 1 Telukjambe belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang disampaikan terkait dugaan penggunaan sertifikat jalur non-akademik dan perubahan jalur domisili dalam pelaksanaan PCMB.

Redaksi masih berupaya memperoleh keterangan dari pihak sekolah maupun instansi pendidikan terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!