CIKARAGEMAN — RAKYAT OPOSISI
Suasana demokrasi di Desa Cikarageman semakin semarak setelah Markun Hidayat, Kepala Desa Cikarageman petahana yang kembali mencalonkan diri, berhasil mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut calon Kepala Desa Cikarageman.
Pengundian berlangsung di Kantor Desa Cikarageman, Rabu (9/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Seluruh tahapan berjalan tertib, aman, damai dan penuh suasana kekeluargaan.

Dalam pengundian tersebut, tiga calon resmi mendapatkan nomor urut:
Nomor Urut 1 — Markun Hidayat
Nomor Urut 2 — Reno Indah Sari
Nomor Urut 3 — Mista
Usai pengundian, suasana semakin meriah. Simpatisan dan pendukung Markun Hidayat turut menyambut hasil pengundian dengan penuh antusias. Mereka kemudian melakukan konvoi keliling wilayah Desa Cikarageman sebagai bentuk dukungan dan rasa syukur atas diperolehnya nomor urut 1.
Konvoi berlangsung dengan semangat kebersamaan dan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan serta kerukunan masyarakat. Para simpatisan membawa semangat positif untuk menyambut tahapan Pilkades tanpa menghilangkan rasa persaudaraan dengan pendukung calon lainnya.

Nomor 1 Disambut Antusias Pendukung
Perolehan nomor urut 1 disambut dengan kegembiraan oleh para simpatisan Markun. Bagi mereka, angka tersebut menjadi simbol semangat untuk mendukung Markun Hidayat dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat Cikarageman.
Meski berlangsung meriah, semangat yang dikedepankan tetap mengusung pesan damai dan santun.
Dukungan tersebut terlihat dari antusiasme warga dan simpatisan yang ikut dalam konvoi keliling desa sambil menyampaikan dukungan kepada calon petahana.
Markun Hidayat: Dukungan Harus Tetap Menjaga Persaudaraan
Markun Hidayat mengapresiasi antusiasme para simpatisan dan pendukungnya.
Namun, ia mengingatkan agar seluruh pendukung tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh simpatisan dan pendukung yang hari ini memberikan dukungan dengan penuh semangat. Saya berharap semangat tersebut tetap kita jaga dengan cara yang santun, tertib dan damai,” ujar Markun.
Menurutnya, konvoi bukan sekadar bentuk kegembiraan setelah mendapatkan nomor urut, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa demokrasi di Cikarageman dapat berlangsung dengan penuh persaudaraan.
“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi kita tetap satu keluarga besar Cikarageman. Mari kita jaga keamanan, kenyamanan dan kerukunan. Jangan sampai pesta demokrasi justru membuat kita terpecah,” tegasnya.
Ketua Panitia Ingatkan Pendukung Tetap Tertib
Ketua Panitia Pilkades Cikarageman, Yusup Abdul Muin, juga mengajak seluruh simpatisan dan pendukung ketiga calon untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat. Namun kami mengingatkan agar seluruh kegiatan pendukung tetap memperhatikan ketertiban, keamanan dan kepentingan masyarakat umum. Mari kita tunjukkan bahwa Pilkades Cikarageman bisa menjadi pesta demokrasi yang damai dan bermartabat,” kata Yusup.
Panitia Pilkades Cikarageman sendiri terdiri dari Yusup Abdul Muin sebagai Ketua, Jarot Dwi Pamungkas sebagai Wakil Ketua, Angga Irawan sebagai Sekretaris, Ratna sebagai Bendahara, serta Mohamad Najar dan Darma sebagai anggota.

Konvoi Jadi Warna Demokrasi Cikarageman
Kemeriahan simpatisan Markun Hidayat setelah pengundian nomor urut menjadi warna tersendiri dalam tahapan Pilkades Cikarageman.
Dukungan boleh ditunjukkan dengan penuh semangat, namun pesan yang terus digaungkan adalah damai, tertib dan tetap menjaga persaudaraan.
Bagi Markun Hidayat dan para pendukungnya, nomor urut 1 menjadi awal perjalanan baru menuju tahapan Pilkades berikutnya.
Nomor 1 bukan sekadar angka.
Nomor 1 adalah simbol semangat untuk kembali mengabdi.
MARKUN HIDAYAT — NOMOR URUT 1
“Lanjutkan Pengabdian, Jaga Persaudaraan, Majukan Cikarageman.”
Beda pilihan bukan alasan untuk bermusuhan.
Pilkades adalah pesta demokrasi, Cikarageman tetap satu keluarga.
(Denny)
















