JAKARTA — RAKYAT OPOSISI
Aksi nekat dua pengunjung wanita yang mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta berakhir memalukan. Dalam sehari, petugas berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan dengan modus menyembunyikan sabu di dalam pembalut wanita.
Kejadian pertama terjadi saat petugas penggeledahan mencurigai gelagat tidak biasa dari salah satu pengunjung yang hendak membesuk warga binaan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas wanita, ditemukan dua bungkus kecil berisi kristal putih diduga sabu dengan total berat 9,2 gram. Barang haram itu disembunyikan dengan rapi di dalam pembalut.
Belum sempat bernafas lega, selang beberapa waktu kemudian, petugas kembali mendapati modus serupa dari pengunjung wanita lainnya. Dari hasil pemeriksaan, kembali ditemukan dua bungkus sabu dengan total berat 23,5 gram.

Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Dr. Syarpani, memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan dan ketelitian jajarannya.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas yang telah bekerja cermat dan penuh tanggung jawab. Ini bukti nyata bahwa kami tidak pernah lengah menjaga keamanan dan ketertiban Lapas,” ujar Syarpani.
Ia menegaskan komitmen tegas pihaknya dalam menutup rapat segala celah penyelundupan narkoba.
“Kami tidak akan memberi ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkoba di dalam Lapas. Pemeriksaan akan terus kami perketat, baik terhadap pengunjung maupun barang bawaannya. Lapas harus menjadi tempat pembinaan, bukan tempat peredaran narkoba,” tegasnya.
Seluruh barang bukti dan kedua pelaku telah diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk proses hukum lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi kasus ketujuh sepanjang tahun 2025 yang berhasil digagalkan oleh jajaran Lapas Narkotika Jakarta. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen kuat Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta dalam menerapkan Zero Tolerance terhadap Narkoba serta mendukung program nasional P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). (Red)
















