Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BEKASIBeritaHEDLINEKRIMINALNASIONAL

Polsek Pondok Gede Edukasi Pelajar SMKS Hutama, Riza Rusmawan: Jangan Terprovokasi Ajakan di Media Sosial

724
×

Polsek Pondok Gede Edukasi Pelajar SMKS Hutama, Riza Rusmawan: Jangan Terprovokasi Ajakan di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kota Bekasi — Rakyat Oposisi

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Pondok Gede, Polres Metro Bekasi Kota. Kali ini, kepolisian menyambangi para pelajar SMKS Hutama, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, untuk memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan sekolah serta menjauhi berbagai bentuk provokasi, tawuran, dan aksi kekerasan.

Kegiatan sosialisasi Kamtibmas tersebut dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede Ipda Riza Rusmawan, S.H., M.H., Kamis (24/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyikapi informasi secara bijak, khususnya berbagai ajakan yang beredar melalui media sosial maupun komunikasi antarpelajar yang berpotensi mendorong keterlibatan dalam aksi unjuk rasa yang berujung anarkis, tawuran, maupun tindakan kekerasan.

Kepolisian mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Para pelajar juga diminta tidak mudah terbawa ajakan untuk berkumpul atau melakukan kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Ipda Riza Rusmawan, S.H., M.H. menegaskan bahwa pelajar memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah dan sekitarnya.

“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan dan cita-cita kalian terganggu hanya karena ikut-ikutan atau terprovokasi ajakan yang belum tentu benar. Bijaklah menggunakan media sosial, jangan mudah percaya informasi yang belum jelas, dan jangan terlibat dalam tawuran maupun aksi kekerasan,” pesan Riza Rusmawan.

Menurutnya, masa pelajar merupakan momentum untuk membangun karakter, mengembangkan kemampuan, serta mengejar prestasi. Karena itu, energi dan waktu para siswa sebaiknya diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi masa depan.

“Kalau menemukan ajakan yang mencurigakan atau informasi yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, jangan langsung ikut. Sampaikan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan baik. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Riza juga mengajak para pelajar untuk membangun budaya saling mengingatkan di lingkungan sekolah. Menurutnya, mencegah terjadinya tawuran dan aksi kekerasan jauh lebih penting daripada harus menghadapi dampaknya setelah kejadian.

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa juga diajak menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, orang tua, dan pelajar dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas.

Polsek Pondok Gede berharap kegiatan edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk lebih bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menjadi bagian dari terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

Kepolisian juga terus mendorong generasi muda untuk mengisi masa sekolah dengan kegiatan positif, mengembangkan kreativitas, meningkatkan prestasi, dan menjauhi berbagai bentuk kekerasan. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!