BANDUNG – RAKYAT OPOSISI
Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat 2026 resmi berakhir dengan lahirnya kepemimpinan baru. Tantan Sulton Bukhawan ditetapkan sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031 setelah meraih kemenangan meyakinkan dalam pemilihan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Bandung, Rabu (12/8/2026).
Dalam penghitungan suara yang rampung sekitar pukul 23.30 WIB, Tantan memperoleh 444 suara, unggul 197 suara dari pesaingnya, Hardiyansyah, yang meraih 247 suara.
Berdasarkan tabulasi panitia, dari total 755 suara dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 699 suara masuk ke bilik pemungutan suara. Rinciannya, Tantan Sulton Bukhawan memperoleh 444 suara, Hardiyansyah 247 suara, abstain 2 suara, suara tidak sah 6 suara, sementara 56 pemilih tercatat tidak hadir.

Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Tantan untuk mengemban mandat memimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia itu di tingkat Jawa Barat untuk lima tahun mendatang.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Tantan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Konferprov yang telah menggunakan hak pilihnya. Ia juga memberikan penghormatan kepada Hardiyansyah beserta seluruh pendukungnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan memberikan suara kepada saya. Juga ucapan terima kasih kepada pendukung Hardiyansyah,” ujar Tantan.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam kontestasi organisasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun, setelah proses pemilihan berakhir, seluruh elemen PWI Jawa Barat harus kembali bersatu dan bekerja bersama untuk membangun organisasi yang lebih baik.
“Mari kita bersama bangun PWI Jabar yang lebih baik lagi,” katanya.
Tantan juga menegaskan komitmennya untuk mengakhiri sekat-sekat akibat perbedaan pilihan selama proses pemilihan. Ia mengajak seluruh anggota PWI Jawa Barat untuk meninggalkan kubu-kubuan dan kembali menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok.
“Ke depan saya harap, tidak ada lagi kubu-kubuan, karena PWI Jabar adalah milik kita bersama,” tegasnya.
Mandat 444 suara menjadi modal penting sekaligus tanggung jawab besar bagi Tantan dalam menahkodai PWI Jawa Barat selama periode 2026–2031. Tantangan organisasi ke depan tidak ringan, mulai dari penguatan profesionalisme wartawan, peningkatan kompetensi anggota, hingga menjaga marwah dan independensi pers di tengah perkembangan teknologi serta dinamika informasi yang semakin cepat.
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 sendiri mengusung tema “Merawat Profesionalisme, Menuju Pers Berintegritas dan Bermartabat.” Tema tersebut menjadi pijakan penting bagi kepengurusan baru dalam memperkuat peran PWI sebagai organisasi profesi sekaligus menjaga kualitas kehidupan pers di Jawa Barat.
Dengan berakhirnya proses pemilihan, PWI Jawa Barat kini memasuki babak baru kepemimpinan. Kemenangan dalam forum konferensi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pembuktian terhadap mandat yang telah diberikan anggota.
Kini, tantangan terbesar Tantan adalah merajut kembali seluruh kekuatan organisasi, merangkul semua pihak tanpa melihat latar belakang dukungan politik organisasi, serta mewujudkan PWI Jawa Barat yang semakin solid, profesional, berintegritas dan bermartabat.
Mandat telah diberikan. Saatnya bekerja dan membuktikan. (Red)
















