Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BEKASIBeritaHEDLINENASIONAL

DPRD Kota Bekasi Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

504
×

DPRD Kota Bekasi Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KOTA BEKASI – RAKYAT OPOSISI

DPRD Kota Bekasi mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Bekasi untuk memprioritaskan warga lokal dalam proses perekrutan tenaga kerja. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara kawasan industri dan masyarakat sekitar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, menyampaikan bahwa persoalan ketersediaan lapangan kerja masih menjadi aspirasi utama masyarakat, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan industri.

“Isu ketersediaan lowongan pekerjaan di pusat-pusat industri yang berdampingan dengan permukiman kembali mendominasi aspirasi warga,” ujar Arif, Sabtu (21/2/2026).

Ia menegaskan, kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan merupakan persoalan klasik yang hampir selalu muncul dalam setiap kegiatan reses maupun serap aspirasi anggota dewan.

“Mencari kerja menjadi pertanyaan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi atensi yang paling rutin terjadi,” katanya.

Meski demikian, Arif mencatat adanya perkembangan positif dalam penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah Bekasi Utara. Sejumlah perusahaan baru dinilai mulai menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan membuka peluang kerja bagi warga setempat.

Salah satu contoh yang disorot adalah gudang FamilyMart yang baru beroperasi dan telah menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Selain itu, PT PAS serta beberapa perusahaan lainnya juga disebut telah merekrut banyak tenaga kerja lokal.

“Salah satunya gudang FamilyMart yang baru dua minggu diresmikan sudah banyak menampung warga sekitar. Begitu juga dengan PT PAS dan perusahaan lainnya yang telah merekrut tenaga kerja lokal,” ungkapnya.

Arif menekankan pentingnya keterbukaan informasi lowongan kerja dari pihak perusahaan sebagai langkah konkret untuk menekan angka pengangguran di Kota Bekasi.

Menurutnya, hubungan harmonis antara kawasan industri dan permukiman hanya dapat terwujud apabila masyarakat merasakan langsung dampak ekonomi dari aktivitas industri di lingkungannya.

Ke depan, DPRD Kota Bekasi memastikan akan terus mengawal kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal agar implementasinya berjalan sesuai aturan sekaligus menjaga iklim investasi tetap kondusif di Kota Bekasi.

“Kami memberikan apresiasi kepada perusahaan yang sudah menampung dan memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja. Ke depan, DPRD akan terus mengawal agar penyerapan tenaga kerja lokal benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Arif.

(ADV)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!